POV Sesa “Kita lihat besok! Berlian siapa yang lebih bagus! Kebetulan aku kenal tukang berlian imitasi professional! Aku akan memintanya dibuatkan yang besar sehingga mereka tidak akan mampu memungkiri lagi jika aku yang paling keren di banding orang baru itu!” Aku segera pulang dan menelpon Mas Ramdan. Aku tetap butuh dana meskipun hanya untuk membeli berlian imitasi. “Mau beli apa lagi, sih, Mah?” gerutu Mas Ramdan dari seberang sana. “Itu loh, Pah! Si Mbak Astri sama staff admin kamu itu, kata Bu RT mau beli berlian! Paling dia beli yang KW-lah, Mamah gengsi dong … anak buah Papah aja pake berlian! Terus Mamah yang istri atasannya gak pake!” gerutuku. “Astagaaa! Harga berlian itu mahal, Mah! Uang bonusan juga ‘kan sudah habis kemarin buat belanja sama tukar tambah mobil! Nanti lagi

