Bab 21 Bimbang

1212 Kata

Ingin menenangkan, tapi Elif tidak tahu harus memulai dari mana. Selama ini, hubungan mereka tidak sedekat itu walau untuk sekedar memberi tepukan di pundak atau ... memberi dekapan kehangatan. Wanita itu menyembunyikan sesak yang datang tiba-tiba. Tanpa sadar, Elif mencengkram erat tas selempang di pangkuannya. "Entah bisa dikatakan berhasil atau tidak. Mulai saat itu, mama memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. Mulai ada waktu untuk anak yang sudah lama kesepian. Tapi, mulai saat itu juga, aku lebih banyak menghabiskan waktu di luar daripada pulang ke rumah. Mengikuti balapan liar, tawuran, berbaur dengan preman-preman jalanan dan melakukan banyak kegilaan lainnya yang membuat papa dan mama semakin pusing dengan kelakuanku. Aku pernah tidak pulang selama berhari-hari. Da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN