“By, pulang kuliah aku jemput ya?” ujar Levin saat Gabby menjawab panggilannya. Gabby mengernyit mendengar pertanyaan Levin yang tiba-tiba. “Emang kamu nggak kerja?” “Kerja kok, cuma hari ini aku libur, jadi bisa jemput. Mau ya?” “Boleh, hari ini aku siang udah selesai kuliah.” “Oke, kalo gitu ntar aku ke kampus kamu. Tungguin aku ya.” “Iya.” Gabby memutuskan sambungan telepon dengan wajah berseri-seri. Dia senang karena Levin mau meluangkan waktu untuk menjemput dirinya, padahal biasanya, setiap mendapat jatah libur, pemuda itu akan bekerja sampingan untuk mendapat uang tambahan. Sejak mereka berbaikan, sikap Levin semakin hari semakin membaik. Bukan hanya itu, Levin juga menjadi semakin sopan dan selalu memperhatikan dirinya, lebih dari sebelumnya. Banyak hal kecil yang dilakukan

