Bab 73

1023 Kata

Tri sudah berada di toko brownies tempatnya bekerja sejak setengah jam lalu. Ia selalu datang pagi-pagi sekali untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Sejenak ia lupakan kejadian aneh terkait pengemis tua bernama Kakek Amar itu. Entah berada dimana ia sekarang yang jelas Tri tak ingin mencarinya lebih jauh. Sepertinya ia sosok misterius. Entah ia malaikat yang menjelma menjadi kakek tua untuk menolong orang-orang miskin seperti Tri dan Adam atau ia adalah seseorang yang tengah melakukan aksi penyamaran demi konten video yang saat ini sedang viral, satu hal yang diyakininya si kakek tidaklah semiskin yang dikiranya. Uang satu gepok sejumlah sepuluh juta itu pasti miliknya. Kakek Amar tak menyimpan jejak apapun. "Pagi Tri!" Nur yang baru datang langsung menyapa Tri dengan senyuman merekah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN