Bab 90

1088 Kata

Suasana angin sore di pesawahan mulai terasa dingin. Suara serangga pun mulai terdengar. "Sudah hampir ashar. Hayu atuh kita pulang!" Bi Nining memberikan ajakannya. Sejak tadi para kuli tandur bahkan sudah pulang. Menyisakan mereka yang masih asyik menikmati angin sepoi-sepoi yang membuat Lucky dan Tri mengantuk. Saat makan nasi liwet tadi mereka lupa diri hingga kekenyangan, alhasil rasa kantuk menyerang mereka, meskipun mereka tak sampai tidur seperti Leo. Kalau mereka tidur di bale-bale khawatir kebablasan. "Tidak terasa ya seharian di sawah membuat betah." Lucky ketagihan. Suatu saat nanti ia akan kembali lagi untuk bisa menikmati keindahan alam yang tak terkira ini. Lucky ingin menjelajah lebih dalam lagi. Ia belum sempat bermain di sungai dan memancing ikan. "Pastinya atuh, Mas.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN