17. Nano-nano Perasaan Semua Orang

1912 Kata

Kedua bola mata Kelvin dan Mela saling membulat sempurna saat bibir mereka saling bersentuhan. Orang yang baru saja memanggil Kelvin pun sedang terkejut di tempatnya sampai-sampai berhenti dari langkahnya dengan posisi tangan yang menutupi mulutnya sendiri yang sedang melongo lebar. Mela langsung menjauhkan diri dari Kelvin dan menundukkan kepalanya sambil berucap lirih. "Maaf, Mas. Aku nggak sengaja," cicit Mela. Dug, dug, dug, dug, dug! Detak jantung Kelvin berpacu lebih cepat dari biasanya dan ada setitik rasa kecewa saat Mela menarik bibirnya menjauh dari bibir lelaki itu. 'Kenapa aku merasa kecewa?' batin Kelvin bertanya-tanya sendiri. Orang yang tadi memanggil Kelvin juga sudah tersadar dari rasa keterkejutannya dan segera menghampiri pemuda itu. "Vin, kamu dipanggil sama Dok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN