Mobil yang dikemudikan oleh Kelvin sudah berada di depan pintu gerbang rumah Kendra dan lelaki itu mulai menekan klakson mobilnya. Tin, tin, tin! Baru beberapa detik, pintu gerbang itu sudah dibuka oleh Mela yang memang sudah sedari tadi menunggu dan bersiap-siap menyambut kedatangan majikannya itu. "Lho kok bukan mobilnya si Boss," gumam Mela merasa aneh saat melihat mobil yang tidak terlalu dia kenali. Jendela kaca pintu mobil itu terbuka dan menampilkan wajah Kendra dan Kelvin yang semula tertutup oleh kaca film yang gelap. "Tumben cepet bukain pintunya, Mel?" celetuk Kendra merasa takjub dengan nada bicara sedikit keheranan. "Kan saya mau naik gaji, Pak. Jadi harus serba ekspress donk pelayanan saya buat Bapak. Biar Bapak puas, hihi," jawab Mela sambil memainkan kedua alisnya nai

