Selamat membaca.... Jika menemukan TYPO tolong di komen ya. Biar penulis tahu di mana letak ke tidak nyamanannya. Sekian terima gaji. Wkwkw ..... Resya mengikuti Dimas yang berjalan menuju toilet laki-laki sudah sejak tadi dia mencari waktu yang tepat untuk bisa berbicara kepada Dimas, namun pria itu terlalu sibuk dengan Dea dan para tamu. "Dimas!" Panggil Resya, Dimas yang merasa namanya di panggil langsung langkahnya. Dia melihat siapa yang memanggil namanya dan bahkan mengikuti dia sampai ke toilet laki-laki. "Resya, Ada apa?" Tidak disangka Dimas bahwa yang memanggil dirinya adalah Resya sahabat dari tunangannya. "Ada sesuatu hal yang ingin ku sampai kan, boleh kah kita pergi ke taman sebentar?" "Tapi aku ingin ke toilet, nanti saja ya Res." Tolak Dimas "Tidak! Aku ingin sekar

