Happy Reading.... Jika menemukan TYPO tolong di komen ya. Biar author tahu di mana letak ke tidak nyamanannya. Sekian terima gaji. Wkwkw ..... Jam lima sore Dea bangun dari tidurnya, dia melihat sekitar dan tiba-tiba dia teringat apa yang telah terjadi kepadanya. Dia mencari pria yang menjadi dalang atas kesakitan yang ada di tubuh dan juga hatinya, tidak menyangka itulah yang selalu Dea pikirkan. Bagaimana bisa pria yang dulu mengaku mencintainya namun sekarang malah menyakiti dia secara brutal. Dea benar-benar menyesal telah kembali ke jakarta, jika saja bisnis sialan itu tidak mengharuskan Dea ke jakarta maka dia tidak akan mendapatkan perlakukan buruk dari seorang Dimas. Dea menatap perutnya yang sudah terbalut oleh kain kasa, percuma saja pria itu mengobati luka yang ada di tubuh

