Nikolas terkejut saat melihat Rosalin tiba-tiba berdiri. "Lin, ada apa?" tanyanya keheranan. Rosalin tidak menjawab pandangannya terus tertuju pada Levin yang berjalan semakin mendekat. Nikolas menoleh ke mana Rosalin menatap, pria itu juga sedikit terkejut mendapati kekasih Rosalin datang meski tanpa undangan. Nikolas juga berdiri di samping Rosalin, terlihat oleh Levin mereka tampak serasi. Tiba-tiba hati Levin merasakan panas, dan sesak di dadanya. "Lev," lirih Rosalin saat pria itu kini sudah berdiri di hadapannya. "Lin," lirih Levin juga. Ditatapnya kekasih yang biasa ia lihat biasa, hari ini begitu terlihat sangat luar biasa. "Lo sangat cantik, Lin," pujinya. Hati Nikolas merasakan tidak nyaman mendengar pria lain memuji Rosalin, tanpa ia sadari kedua telapak tangannya mengepal

