Sepi, Rosalin hanya duduk di tepian ranjang seorang diri. Memperhatikan suasana kamar yang luas hanya ada dirinya di sini, terkesan hening tanpa adanya Nikolas. Baru beberapa jam pria itu pergi untuk pertemuan bisnis, tidak sampai keluar negri, Nikolas hanya keluar kota selama tiga hari. "Hmm," terdengar Rosalin menghela napas, perasaannya terasa hampa. "Ternyata kaga ada lo bete juga ya gue. Mana gue di sini kaga ada kerjaan," ujarnya seorang diri. "Sekarang apa yang gue lakuin sendirian di sini? Hmm, gue bisa aja sih ikut lo ke Bandung, tapi gue takut ganggu elo. Hmm!" Lagi-lagi Rosalin menghela napas bosan, lantas menjatuhkan diri ke atas ranjang. Tak lama suara dering ponsel terdengar, Rosalin segera meraih benda pipih itu dari atas kasur. "Niko!" serunya, seraya tersenyum. Lantas R

