Rosalin dengan segera mengambil gawainya dari dalam tas dan mendial kontak Levin lalu mendekatakannya pada telinga. "Hallo, Lev. Gue sama Niko udah ada di depan restoran nih. Lo ada di mana?" tanya Rosalin. "Gue masih ada di perjalanan, Lin. Bentar lagi sampe kok, lo tunggu aja di dalem. Nanti si Yana juga sampek." Tampak ponsel Levin terselip di antara helm dan sisi wajahnya, sementara dia masih fokus menyetir. "Ya udh, lo cepetan ya, gue tunggu di dalem," kata Rosalin. "Iya, Sayang ..." balas Levin, lalu Rosalin tersenyum dan mematikan sambungan telefon. Levin juga tampak mengambil ponselnya dan kembali menyakukannya, lalu mempercepat laju kendaraannya. Di restoran, Rosalin menoleh pada Nikolas yang sejak tadi berdiri di dekatnya, banyak pengunjung yang memperhatikannya dan berbisik-

