Rosalin mengeliat karena merasa pegal-pegal posisi tidurnya tidak berubah sejak awal dia tidur. Nikolas juga masih sama, masih ada dalam pelukannya, dan kedua tangan pria itu juga melingkari pinggangnya. Perlahan ia memindahkan tangan Nikolas dari pinggangnya, lalu dia juga meletakan kepala pria itu pada bantal. Rosalin merasakan ada sesuatu yang aneh, gadis itu bangun dan duduk meraba dadanya yang terasa lebih kencang sebelah. Rosalin menoleh pada Nikolas yang terlelap, dan mengerutkan kening merasa tidak nyaman dengan salah satu anggota tubuhnya yang sedikit berbeda. Perlahan dia pun turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi. Nikolas ternyata juga ikut terbangun pas tadi gadis itu mengeliat hanya saja dia pura-pura masih tertidur. Pria itu tersenyum lalu kembali memejamkan ma

