Setelah kepulangan dr. Bayu dan dr. Refaldy, Noctis masih berada di ruang tamu, pria itu sejak tadi berusaha menahan sakit di perutnya yang seperti di remas dan ditusuk-tusuk. Noctis kemudian meringkuk sembari menekan-nekan perutnya, sepertinya ia sudah tidak tahan lagi, rasanya sungguh sangat menyakitkan, dadanya bahkan serasa terbakar karena asam lambungnya yang semakin naik akibat ia memakan makanan yang seharusnya tak dianjurkan. Noctis memejamkan kedua matanya, menggigit bibirnya dan merintih kesakitan. Pria itu bahkan sudah banjir oleh keringat, akan tetapi tubuhnya terasa sangat panas seperti terbakar. Mau bangkit menuju kamarpun kakinya seperti mati rasa, tubuhnya tiba-tiba sangat lemas dan sulit untuk digerakkan. Saat kesadaran Noctis hampir saja menghilang, tiba-tiba saja tubu

