“Mengenai itu. Aku … aku tidak berasal dari bangsa mana pun,” jawab Talia yang terlihat seperti ragu dalam setiap perkataannya. Tentu saja Owen menjadi curiga akan wanita ini. Ditambah lagi dia menemukan Talia di hutan. “Ah begitu, oke.” Meskipun nampak aneh, Iris memilih untuk mempercayai wanita ini. Lalu tatapannya beralih pada Owen lagi. “Owen, bisa kita bicara berdua sebentar?” pinta Iris yang diangguki oleh Owen sendiri. “Agata, bawa Pangeran Grover dan Talia ke perpustakaan kerajaan. Kalian bisa menghabiskan waktu di sana sementara aku bicara bersama Iris.” Agata mengangguk, lalu membimbing Grover dan Talia untuk mengikutinya. Sebelum pergi, Talia menyempatkan diri untuk melihat ke belakang. Terlihat Iris yang membawa Owen untuk duduk. Setelah itu Talia pun menutup pintu rapat-rap

