“jadi kau sudah menandainya?!” kami berdua menoleh kearah sumber suara yang terdengar bergitu kesal. Rose terlihat begitu marah sambil menatap kami. “Rose…” “kau sudah berjanji untuk tidak menandai siapapun sebelum aku menemukan pasanganku, Jayden! Kau melanggar janjimu sendiri?!” Rose berteriak marah pada Jayden. “Rose, aku tidak bisa menahan diriku sendiri untuk tidak menandainya. Maafkan aku Rose, Kimberly adalah mateku. Aku tidak bisa menunggu lagi sementara ada beberapa orang yang sedang mengincarnya disini…” “lalu apa kau akan meninggalkanku sendirian? Kau akan berhenti untuk menyayangiku lagi karena ada dia disisimu?” Rose menatapku dengan mata berkaca-kaca. “tentu saja tidak, aku tidak akan meninggalkanmu sendiri Rose. Aku sudah menyayangimu seperti adikku sendiri…” “tapi ak

