Aku sudah menghabiskan dua gelas minuman alkohol dan sekarang kepalaku mulai terasa sedikit pusing. Orang-orang di sekitarku tertawa-tawa dan membicarakan hal yang tidak jelas. Rencanaku yang hanya datang selama lima belas menit saja kemudian pulang ke rumah, tapi kenapa aku jadi ikut mereka untuk minum alkohol. Tapi aku tidak menyesal untuk datang, aku dulu aku selalu minum alkohol dengan sembunyi-sembunyi karena takut dimarahi oleh Granma. Sekarang aku sudah bebas untuk minum alkohol sebanyak yang aku mau tanpa merasa bersalah lagi pada seseorang. “kau sudah mulai mabuk Kim, kadar toleransi alkoholmu ternyata sangat rendah. Padahal acara yang sebenarnya baru saja di mulai” ucap seseorang yang tiba-tiba saja duduk di depanku. “jangan menantangku… kau akan menyesal nantinya” “benarkah?

