Jane membanting vas bunga hingga pecah berserakan. Dia berteriak menumpahkan segala kekesalannya. Dengan napasnya yang memburu, Jane menyambar tas dan sesuatu yang sudah dia siapkan dalam tas nya. Rain, Nicky dan Jeed serta seorang teman Jeed setia mulai masuk ke dalam kendaraannya ketika Jane keluar dari lift. Dia berusaha mengejar, tetapi terlambat, mobil meluncur meninggalkan tempat itu menyisakan debu yang mengambang di udara. "Sat!" umpat Jane. Bergegas perempuan itu berlari menuju parkiran. Dia tidak boleh kalah. Tidak ada seorang pun yang boleh memiliki Rain dalam hidupnya. Hanya dia seorang. Mobilnya mendadak susah dihidupkan, membuat perempuan itu frustasi berkepanjangan. Akal sehatnya sudah hilang ditelan nafsu dan ambisi, Jane merebut mobil wanita tua yang merupakan tetangg

