Sebuah Pertanda

1687 Kata

"Jangan ribet dengan penilaian orang. Asal kita benar dan bahagia. Karena inilah hidup: Allah nentuin, kita jalanin dan orang lain yang ngomentarin" -Anonim- _________________________________________ "Kamu jaga diri baik-baik ya." Ucap seorang pria yang sedang menenteng koper ukuran sedang, terlihat raut sedih di wajahnya. Begitupun dengan sosok cantik di depannya, wanita itu masih menunduk dan tangannya seperti menahan kepergian prianya. Dengan kedua bahu yang bergetar dan isakan kecil pun kini terdengar. "Apakah kita ditakdirkan untuk bertemu lalu berpisah?" Ucap wanita berambut hitam panjang itu setelah menghapus sisa-sisa tangis yang sebenarnya tak mau berhenti. Apakah mereka harus berpisah? Sedangkan mereka baru saja dipersatukan dalam ikatan "pernikahan siri" dengan suatu alasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN