Bagian 25 Saat pertama kali bertemu dengannya, tidak ada yang membuatnya tertarik selain matanya yang bulat bersinar serta memiliki iris berwarna hitam legam tanpa celah. Seketika, seisi rumah terus membicarakan gadis itu. Terlebih Ibu nya, yang sejak dulu memang sangat ingin memiliki seorang anak perempuan. Gadis itu begitu pemalu, memiliki rona merah yang bersemu di pipinya serta senyum mengulum khas gadis penurut yang selalu disukai orang dewasa. Namun, tentu saja ia tidak pernah betul-betul peduli. Lagipula gadis itu hanya seorang anak kecil yang sebentar lagi beranjak dewasa, dan sesuatu yang membuat para orang tua itu menyukainya pun akan lenyap seiring dengan berjalannya waktu. Ia juga berpikir jika mungkin saja sikap pemalu nya itu hanya untuk menarik perhatian orang disekit
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


