Setelah melihat keberadaan arion dikamar rawat shirin,, putra menyadari posisinya dan tanpa berlama-lama lagi dia pamit dari ruangan itu.. " Pak arion ,, kalau begitu saya permisi kembali bekerja pak.. " kata putra yang serba salah setelah arion tiba di klinik " buru-buru sekali put,, ngomong-ngomong terimakasih ya bantuannya.. " kata shirin yang sebenarnya tau jika putra sedang salah tingkah " Huh ?! iya .. emh " putra juga tidak mengerti dengan apa yang dia ucapkan,, hanya menjawab shirin spontan saja.. Arion menghampiri mereka berdua lebih dekat lagi,, dia melihat ada yang aneh dengan tingkah putra saat ini.. putra seperti orang yang sedang banyak pikiran,, dan terlihat linglung di mata arion.. Arion mengangkat alisnya pada shirin menanyakan apa yang sudah terjadi,, sepertinya shi

