24. Kebenaran

1749 Kata

Terkadang, kejutan memang tidak selalu menyenangkan. ______ Entah berapa waktu berlalu pasca aku tertidur akibat dilingkupi kelegaan. Namun, selagi aku mengerjapkan kelopak mata, terjaring langit telah berganti warna. Melalui jendela lebar ruang inapku, aku sempat sedikit terposana akan warna kejinggaan di ujung sana. Menggeliat demi merenggangkan otot-ototku. Aku lantas berupaya guna mendudukan diri dengan sesekali sebelah tanganku tanggap untuk mengamankan lengan kiriku yang masih ditancapi selang infus. "Udah lebih baik?" Menoleh kilat ke arah datangnya pertanyaan, aku menemukan Rega sedang berdiri tepat di sisi pintu. Agaknya, pria itu baru saja kembali setelah pergi keluar. "Yah?" Mengayunkan tungkainya, Rega makin dalam merangseki ruangan. Pria yang sore ini tampak sangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN