28. ‘Terima Kasih’

2414 Kata

Kehilangannya tak sekali pun pernah singgah dalam bayanganku sebelumnya Laranya tak terkira Namun, waktu tak mau tahu Tanpanya .... Dunia tetap berputar dan berlalu _______ Menggamit bibir keras, mataku terus bergerak-gerak gelisah. Sepuluh menit telah berlalu dari kali pertama kesinggahanku di tempat ini. Melarikan telapak tangan demi menepuk-nepuk sepasang lututku yang terasa melemas. Aku tidak bisa terpekur lebih lama lagi dalam posisi ini. Benar. Namun, meski begitu berdiri di sini, seorang diri selepas segala peristiwa yang belakangan terjadi memang sama sekali tak mudah bagi hatiku. Menyusun remukan tekad yang berceceran, aku lantas menganggukan kepala singkat seolah tengah mengobarkan semangat terhadap diriku pribadi. Harus kuselesaikan sekarang juga. Aku tak boleh lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN