Hari semakin larut, Natalie masih terjaga. Satu setengah jam lebih ia seperti orang bodoh yang duduk di depan ponsel tanpa melakukan apa pun. Mataya terus menatap layar ponsel yang gelap. Ia duduk bersila dengan tangan menyilang. Natalie menunggu telepon dari sang kekasih yang tak kunjung datang. Ia masih kesal membaca komentar dari akun tak dikenal, sedangkan Kevin belum juga meneleponnya. “Ish, kenapa jadi gini, sih?” Natalie melihat ke arah ponsel. Layarnya masih gelap. Tidak ada tanda-tanda Kevin menelepon. “Apa aku telepon aja, ya?” Natalie mulai berpikir. Bisa saja kevin sibuk dan lupa meneleponnya. Gadis itu mulai bergelut dengan pikirannya sendiri. Berusaha berpikir yang baik dan menghilangkan pikiran buruk tentang Kevin. “Enggak, ah. Sebaiknya nunggu saja.” Natalie kembali berbi

