Natalie melirik ke arah Jordan. Betapa malu dirinya, ternyata Kevin berada di sana sebelum Natalie datang. Bodohnya lagi ia sama sekali tidak menyadarinya. Natalie dengan cueknya tidak melihat keadaan sekitar. “Kamu kenapa tidak bilang ada Kevin di sini?” Natalie berujar lirih. Ia menahan ekspresinya setenang mungkin. “Kamu kenapa tidak bilang ada Kevin di sini?” Natalie berujar lirih. Ia menahan ekspresinya setenang mungkin. Jordan hanya tertawa melihatnya. Sahabatnya itu malah memanggil Kevin untuk bergabung. Hal itu membuat Natalie semakin kelimpungan. Ia tidak tahu harus di mana menaruh mukanya menahan malu. Ia memanggil pelayan dan kembali memesan minuman dingin untuk membuatnya lebih tenang. Kevin mulai beranjak dari tempatnya dan berjalan ke arahnya. Ia membawa minumannya da

