Suasana makan malam antara Andrew dan Natalie terasa canggung. Andrew terlihat begitu santai melahap makanannya. Sedangkan Natalie, gadis itu masih saja gelisah karena mendengar percakapan Kristi saat di pantry. Belum lagi Jordan yang membuatnya semakin bimbang. Ia hanya kesal dengan sahabat kecilnya itu karena mencampuri urusan pribadinya. Natalie merasa Jordan mula melebihi batas. Padahal selama ini ia selalu menjaga jarak dengannya agar Jordan tidak berharap lebih padanya. Ia hanya bisa menganggap Jordan sebagai sahabat, tidak lebih. Satu-satunya alasan Natalie karena ia tidak ingin membuat Jordan kecewa dan sakit hati. Jelas Natalie tidak akan bisa menerimanya. Jordan bukan krierianya meskipun pemuda itu tampan dan baik hati. “Apa yang kamu pikirkan? Apa makanannya tidak enak?” Andre

