[Aku tunggu di Lobi.] Satu pesan dari Andrew masuk. Natalie hanya membacanya tanpa membalas. Ia merasa malas untuk keluar dalam acara gathering dinner. Terlebih jika harus melihat Kevin bersama yang lain dan masih saja tak acuh padanya. Natalie bisa gila bila harus terus melihatnya. “Malas rasanya buat keluar.” Natalie masih duduk d tepi ranjang. Ia mengambil ponsel dan berniat memberi kabar Andrew jika dirinya lelah dan ingin beristirahat. “Tapi kalau aku enggak datang, yang ada dia nanti semakin besar kepala.” Natalie kembali beranjak. Akhirnya ia memutuskan untuk pergi. Ia tidak akan mebiarkan Kevin tersenyum menang. Setidaknya, Natalie bersama Andrew dan akan menunjukkan pada Kevin kalau Natalie memang tidak salah dalam memilih kekasih. Andrew jauh lebih layak menjadi kekasihnya. Nat

