Natalie masih merasa kesal dengan sikap Kevin. Ternyata lelaki itu hanya melempar sebuah prank kepadanya. Ia tidak srius dengan ucapannya. Hampir saja dirinya terjebak. Beruntungnya Natalie masih bisa menahan diri. Setidaknya insting wanitanya bekerjanya dengan baik. Ia bisa mengendalikan kembali hatinya dan tidak mudah jatuh cinta ada pria yang baru ia kenal. Setelah kejadian pelecehan Andrew kepadanya. Natalie lebih instropeksi kepada dirinya sendiri. Ia terlalu menggilai pria kaya yang menurutnya sangat sempurna. Padahal di balik semua itu ada sikap tercela yang tersembunyi. Natalie harus sadar akan hal itu. Dan itu semua tidak hanya berlaku untuk Andrew. Karena menurutnya semua lelaki bisa memunculkan naluri seperti itu, termasuk Kevin sekalipun. Masih merasa kesal, Natalie memilih

