Bayu makan banyak sekali saat makan malam perdananya di Vagsat Academy, dia bersendawa berkali-kali sambil memukul-mukul dadanya. Aku memandangnya dengan tatapan jijik, “Dasar tidak punya malu.” Desisku. Aku menegak air minumku lalu berdiri. “Mau kemana?” tanya Ginny. “Melihat keadaan Aldo.” Asyira ikut bangun, “Aku ikut.” Katanya. Tentu saja Asyira ikut, dia tipe cewek yang selalu kelewatan memperdulikan seseorang. Terutama karena Aldo adalah gurunya, ditambah dia super tampan. Dan dia sudah menularkan beberapa persen dari sifatnya itu padaku. Megan membersihkan mulutnya lalu ikut berdiri juga. “Aku juga mau melihatnya.” Sedangkan untuk Megan dan Ginny. Aku yakin satu-satunya alasan dia ingin ikut adalah, ingin melihat Aldo tidur. Kalau saja itu bukan Aldo, pasti mereka tidak akan m

