19: Stella.

1545 Kata

Dia keren sekali di sana. Aku bedecak kagum saat melihat Gaga melempar bola ke lapangan, melakukan tekel, berlari kencang, dan mencari celah di pertahanan. Aku duduk di ruangan khusus keluarga bersama istri para pelatih dan administrator yang lain. Mereka semua sangat ramah padaku, meskipun mereka terlihat sedikit bingung saat aku sampai di sana bersama empat orang petugas keamanan bersenjata. Kebanyakan para istri tidak memperhatikan pertandingan. Mereka hanya senang bertemu satu sama lain dan membicarakan anak-anak mereka, jadi aku duduk sendirian, fokus pada kaca di depanku. Bagaimana bisa seseorang yang garang yang ada di lapangan itu adalah orang yang sama yang memelukku dengan begitu lembut? Bagaimana bisa dialah pria yang menciumku dengan perlahan selama satu detik, lalu menjadi p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN