70. Hubungan Terlarang

1100 Kata

Marko dan Hana bertemu di salah satu kafe yang jauh dari kota. Mata keduanya saling menatap satu sama lain. Tangan keduanya saling menggenggam dan menyalurkan perasaan keduanya yang tidak akan pernah bisa hilang dari mereka. “Kau sudah memastikan di sini aman?” tanya Marko. Hana yang menentukan mereka untuk bertemu. Padahal mereka mau bertemu di rumah dan berbicara berdua pun. Tidak akan ada yang curiga pada mereka, karena mengira mereka sedang membicarakan hal biasa bukan perasaan mereka yang tertaut satu sama lain dalam sebuah ikatan yang dinamakan cinta. “Hem. Tidak akan ada yang ke sini. Bang Marko masih suka bermain dengan wanita yang ada di klub malam?” tanya Hana menatap tajam lelaki di depannya, yang menggenggam tangannya. Tidak mau melepaskan tangannya satu detik. Marko te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN