102. Permainan Tuhan

1140 Kata

“Nyonya Jenita Locanno memang sedang hamil. Usia kehamilannya sudah memasuki minggu kelima.” Hansel mendengar ucapan Dokter barusan yang memeriksa Jenita langsung merasakan tubuhnya melemas dan berpegangan pada dinding. Hansel menggeleng pelan dan air mata sudah meluruh. Bayangan wajah kecewa Amel dan rasa sakit Amel menatap pada dirinya membuat dia menyesali semua yang dilakukan oleh dirinya. “Dia nggak mungkin hamil. Ma! Percaya sama Hansel, Jenita tidak mungkin hamil. Hansel nggak- “Nggak lakuin itu? Tapi apa yang kita dengar sekarang? Dia beneran hamil Hansel! Dia hamil anak kamu. Mama—Ya Tuhan! Jangan mencari Amel lagi. BIARKAN MENANTUKU ITU MENCARI KETENANGAN YANG DIINGINKANNYA!” teriak Teresa menangis kencang, membayangkan rasa sakit yang dirasakan oleh Amel ketika kenyataan i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN