“Mas maunya apa?” kata Ririn ketika Elang bercerita tentang mandat dari Kak Ria. Benar-benar cerita dari mulut pertama yang diberi mandat oleh Ria, itu membuat Ririn sampai merinding. “Bagaimana kalau kita beda dari yang lain? Kalau Mimi Pipi sudah biasa. Kayaknya nggak enak juga, jadi apa ya?” balas Elang. “Mumu?” “Iiiiiiih, dari kata apa Mumu?” bisik Ririn agar tang mengganggu semua orang yang sedang takziah. “Kalau begitu BUBU dari bunda atau ibu dan YAYAH dari kata ayah,” kata Elang. “Nggak bisa, dia akan panggil mas Hendra ayah kandungnya AYAH, masa kamu juga sama. Cuma beda di huruf A saja. Enggak enak dong,” tolak Ririn. “Kalau bubu okelah, yayahnya yang nggak tepat, karena mas Hendra kan panggilannya ayah. Nggak mungkin dia akan ganti sebutan.” “Enaknya apa dong?” tanya E

