DIA PEREMPUAN HEBAT

1012 Kata

Semua menengok ke arah suara. Terlihat Laksmi tergopoh datang diikuti Alvon. Tadi Alvon belum selesai parkir Lakshmi sudah lari lebih dulu. “Alhamdulillah masih sempat. Sini Mi,” kata Langit dia mencium pipi kedua orang tuanya. Dalam kebiasaan sehari-hari Ambon memang tak salim langsung cium pipi kakan kiri saja. “Aku minta doa ya Mi. supaya aku bisa melahirkan lancar dan babies keluar dengan selamat,” pinta Bulan dengan tulus. Dia tentu saja salim dulu, mencium punggung tangan mertuanya. “Mommy yakin tadi kamu sudah bicara begini sama mamamu dan mamamu pasti menjawab tanpa diminta Mama pasti mendoakanmu. Itu juga sama. Kamu anak Mami. Tanpa kamu minta Mami selalu mendoakan kamu dan cucu-cucu Mami.” “Mami yakin kalian akan selalu sehat. Mami yakin cucu-cucu Mami juga akan keluar dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN