Pagi hari. Gelap yang tadinya menelan bumi, kini sudah berganti menjadi mentari. Hah ... jika saja mengeluh bukan hal yang dilarang, Anaya akan melakukan itu di setiap pagi kala dia bangun menyambut hari. Dirinya tak lupa menggumam doa, sambil menyelip sebuah kata penyemangat untuk diri sendiri. Hari ini pasti akan lebih baik dari kemarin. Itu kata-katanya. Yang Anaya percaya bahwa kata pasti di sini, bisa jadi pasti lebih buruk atau pasti lebih baik, yang jelas, Anaya menjalankannya tanpa absen di salah satu kegiatan yang seharusnya dia lewati. Seperti hari-hari lalu. Bangun dari tempat tidur yang tampak cukup nyaman itu. Menjalankan kewajibannya pada sang pencipta, lalu memulai kegiatan. Mulai dari membangunkan adik dan ibunya, mandi, menyiapkan sarapan, lalu mengerjakan pekerjaannya.

