Tidak Percaya

1915 Kata

Aku tidak bisa membiarkan ini terjadi. Meski bagaimana pun karir Diko harus tetap aman. Aku terburu-buru menuju kamar Diko. Biasanya aku tidak pernah mengetuk pintunya, dan kali ini aku melakukan hal yang sama. Namun apa yang aku dapatkan?. Diko dan Oksana berdua di dalam kamar Diko. Dan yang membuatku salah fokus adalah Diko tidak memakai bajunya, sedangkan Oksana sedang memegang baju Diko. Apa yang sebenarnya mereka lakukan. "Lanjut kan saja. Aku akan memberi tahu kamu besok, Diko" ujarku. Hendak menutup pintu. Baru saja hendak menariknya, Diko sudah menyuruhku untuk masuk. Agak canggung aja bertemu dengan mereka berdua seperti ini. Semoga kami tidak terlibat kesalahpahaman lagi. Bosan bertengkar terus. "Ada apa, Billa?" Tanya Diko. Ia mengambil baju kausnya, sedangkan aku duduk di sof

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN