Beberapa bulan kemudian. Revan mondar mandir ke sana kemari di sebuah rumah sakit swasta milik nya. Ia begitu khawatir karena sejak tadi Arabella masih belum ada kabar nya. Arabella sedang berjuang di dalam sana melahirkan tiga bayi kembar. Saat itu, ia sedang bersama Pak Salman dan juga Rose dan Sarah. Dua wanita yang setia menemani Arabella masih ada di sana. Tidak ada yang bicara. Mereka semua sibuk dengan isi pikiran mereka masing-masing. Rasa takut yang berlebihan karena kondisi Arabella yang masih belum bisa di pastikan. Oeeekkk Oekkkk Oekkkk Terdengar suara bayi dari dalam sana. Revan tidak tahu itu suara bayi yang ke berapa. Ia terlalu sulit untuk mengingat di saat seperti itu. Lalu tidak lama kemudian, seorang dokter keluar. Wanita-wanita itu adalah dokter kandungan yang s
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


