Selama beberapa hari, Revan merawat Arabella yang masih belum sadarkan diri. Seperti nya wanita masih betah menikmati setiap momen yang ada di alam bawah sadar nya. Sesekali tubuh nya sedingin es. Lalu berganti menjadi panas. Dengan sabar Revan selalu memberikan obat yang bisa meringankan rasa sakit yang ada di dalam tubuh nya. Semua itu terjadi karena ada nya perlawan dari dalam tubuh yang selama ini sudah sangat banyak di penuhi oleh racun. Jika racun-racun lainnya masuk melalui aliran darah. Tapi kali ini ramuan itu menelusuri setiap sel yang ada di dalam otak. Arabella sedang bertarung. Tapi ia sama sekali tidak tahu akan hal itu. "Dia masih belum sadar, Revan?" "Belum, guru. Seperti nya Bella masih ingin berada di alam bawah sadar nya. Mungkin kah ia merasa bahagia di sana?" "Ja

