Cristan memasuki rumah besar tersebut dengan langkah panjang sambil bersiul-siul. Walaupun sudah tua dan ada sedikit bau jamur tapi suasana rumah ini sama sekali tidak menyeramkan. Malah terlihat cukup terawat dan bersih. Langit-langit rumah yang tinggi membuat suasana rumah terasa sejuk dan adem. Ditambah lagi dengan suara tawa anak-anak serta kicauan burung dari halaman belakang yang cukup luas, benar-benar membuat Cristan merasa betah seperti berada di dalam rumahnya sendiri. “Lumayan juga…” kata Cristan sambil duduk di salah satu sofa lama di ruang tamu sambil menemani Jojo yang sedang sibuk dengan smartphone-nya. “Santai saja dulu..” kata Jojo lagi. “Risa kalau sudah sampai di sini. Biasanya cukup lama koq..” Jojo tiba-tiba menoleh pada Cristan yang sedang duduk di sampingnya

