Pembicaraan yang cukup lama dengan Pak Wisnu membuatku kembali berpikir, bahwa kasus yang menimpa Mas Dandi bukan hanya tentang dirinya sendiri saja. Ada banyak pihak yang dirugikan, bukan hanya aku sebagai istrinya saja, masih ada Haydar dan Jasmine, kemudian Ibu kandungnya sendiri. Terkadang berpikir bahwa ini semua tidaklah adil bagiku. Tak jarang ku akui kebodohanku sendiri. Mengapa harus terlibat dalam penyelesaian kasus ini, sementara dulunya tidak pernah sekalipun Mas Dandi mempedulikanku. Jauh di hati kecilku terkadang meronta, tak sanggup lagi menjalani hidup sedemikian rupa. Apalah dayaku, ini jalan yang harus kutempuh, ingin mendapatkan ridho Sang Pemberi Hidup. Dulu, ketika semua baik-baik saja, dengan senang hati berusaha mendapatkan ridho-NYA melalui Mas Dandi. Itu dulu

