Esoknya, sebelum memulai jam praktiknya Galih mencoba menghubungi dr. Intan. Salah satu dokter kandungan terbaik di RS. Medical Center yang tak diragukan lagi kemampuannya. Setelah sambungan telepon terhubung langsung dengan dr. Intan, Galih langsung menyampaikan kepentingannya dan membuat janji untuk pemeriksaan Hasna di siang harinya. Dita yang berada dalam satu ruangan seketika menoleh saat mendengarkan obrolan Galih bersama seseorang yang berada di seberang sana. Galih beberapa kali menyebut nama dr. Intan dan tentu saja Dita langsung mengira jika Hasna sedang hamil saat ini. "Ibu Hasna hamil Dok?" tanya Dita setelah menunggu Galih mematikan sambungan telepon. Dita yang sudah tak sabar pun ingin segera mendengar secara langsung kabar baik itu dari Galih sendiri. "Mohon doa Mbak Dit

