24. Kejutan Tengah Malam 2

1738 Kata

Ketika hati telah bermuara pada rasa kecewa dan lelah, maka saat itulah hati sedang belajar tentang sebuah pengorbanan bahwa cinta memang tak selalu berakhir dengan kebahagiaan. __________________&&&_______________ "Chelsea?" Galih tercengang. "Mengapa kamu malam-malam di sini?" Galih semakin bingung melihat ekspresi sedih Chelsea. Terlebih aroma menyengat alkohol menguar dari tubuh mantan kekasihnya tersebut. "Aku mencintaimu Galih," lirih Chelsea seraya mencoba meraih tubuh Galih. Tapi Galih mundur selangkah untuk menghindari Chelsea. "Masuk lah. Kita perlu bicara sebentar." Karena tak tega Galih mempersilahkan Chelsea untuk duduk di ruang tamu. Galih mengambil posisi duduk di seberang Chelsea untuk memberi jarak. Lalu sebelum Galih berbicara Chelsea terlebih dulu memotongnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN