Niel mengusap wajah nya kasar, sedari tadi ia hanya mondar-mandir menunggu dokter keluar. Semalam dikabarkan bahwa salsa mengalami kontraksi mengakibatkan perutnya yang sakit dan mengeluarkan darah begitu banyak. Dokter menyarankan agar salsa segera dioperasi, bayi nya harus segera dikeluarkan. "Arghh! Kenapa harus gini? Ni..Niel cape."gumam Niel Lelaki itu duduk didepan pintu oprasi, pakaian nya kacau. Rambut nya berantakan namun terlihat sexy. Semua mata tertuju kearah nya, namun Niel hanya acuh! Handphone Neil bergetar, dengan malas ia meraih dari saku celana lalu melihat siapa yang berani menelfon nya saat ia seperti ini? Dan ternyata Sean yang menelfon, Niel menggeser tombol hijau lalu mengangkat nya. "Ada apa?" "B..ang nian" Niel mengerutkan dahi nya, tiba-tiba hatinya sepe

