Tertembak nya Salsa

834 Kata

Sepulang dari bar, aku menyuruh Hery untuk mengantarkan ku ke mansion Daddy. Aku ingin bertemu dengan mereka dan mengutarakan unek-unek ku mengenai Aldo. "Ah, Aldo.. kau tidak kah kangen dengan ku?" Ara hanya tersenyum gila karna memikirkan sosok guru yang selama ini ia tunggu yakni Aldo. "Nona, sudah sampai." "Kau segera balik, dan urus perusahan ku. Aku ingin bersenang-senang disini"ucap ku lalu melangkah masuk kedalam gerbang yang tinggi ini. Mata ku yang sedikit redup dikarenakan kebanyakan minum alkohol membuat tubuh ku sedikit sempoyongan untuk berjalan. "Kenapa banyak sekali mobil disini? Ini bukan mobil Daddy, ada tamu kah?"gumam ku lalu berjalan kearah pintu mansion yang sedikit terbuka. "Bagaimana kita adakan pernikahan di Bali atau di Jakarta saja?" "Kalau saya mengikut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN