Lima hari kemudian hubungan Adhista dan Diratama masih sama seperti yang lalu. Adhista yang belum mau menemui Diratama, dan Diratama yang selalu berusaha meminta maaf kepada Adhista namun selalu gagal. Seperti hari ini, Diratama terus berusaha mendekati Adhista dengan harapan mereka bisa berbaikan. "Adhis, mau apa? Aku beliin," ucap Diratama yang duduk disebelah Adhista. Adhista kembali dengan wajah juteknya dan sikapnya yang dingin kepada Diratama. "Dhis serius mau apa?" tanya Diratama lagi kepada Adhista. "Mau apa, iya?" jawab Adhista sambil menatap mata cokelat terang milik Diratama. Diratama mengangguk senang. "Iya, mau apa?" "Aku mau kamu jauhin Vanya." "Dhis serius ini, aku udah berusaha jauhin, tapi dianya aja yang kayak gitu. Serius Dhis," jelas Diratama. "Masa?" "Iya Dhi

