Hari ini Adhista sedang bersiap-siap untuk kembali ke Jogja melanjutkan kuliahnya. Adhista sudah di stasiun dengan diantar oleh keluarganya. "Dhis, nanti kapan-kapan Mama main ya ke Jogja," "Iya Mah, Adhis masuk dulu ya. See you," ucap Adhista kemudian memeluk satu persatu keluarganya. "Bye!" seru Adhista sambil melambaikan tangannya. Adhista sebenarnya sedih harus kembali ke Jogja kemudian ke Jakarta dan terus seperti itu. Namun dengan cara itu pula Adhista berhasil menghilangkan halusinasi nya tentang Arjuna. "Mohon perhatian, bagi penumpang kereta Argo Lawu jurusan Jakarta - Jogjakarta dipersilahkan untuk masuk. Terimakasih," Adhista langsung memeriksakan tiketnya kepada petugas dan masuk untuk menunggu keretanya datang. Adhista duduk di salah satu kursi kursi tunggu yang ters

