"Ta, jangan marah dong. Kan Mas udah cuti nih, kita jalan-jalan sesuai yang kamu mau." Dzakki dari tadi terus membujuk adiknya yang tidak mau berbicara sama sekali dengannya. Sampai mereka di halaman rumah Fikar, di mana Fikar dan Dania sudah menunggu keduanya, Talita belum mau membuka mulutnya. "Assalamu'alaikum Kak." Talita tanpa mengurangi rasa hormatnya, dia menyalimi punggung tangan Dania dan berdiri di samping Dania. "Wa'alaikumsalam, udah siap? Yuk kita langsung jalan aja." mereka langsung masuk ke dalam mobil Fikar. Dania lah yang meminta masnya itu untuk meminjamkan mobil. "Kamu tadi ngapain ke Borgendi Ta?" "Ada temen Kak yang tinggal di sana." "Oh, siapa namanya? Kali aja Kakak kenal." "Si Jojo Dan." bukan Talita yang menyahut, melainkan Fikar yang tengah mengemudikan mob

