Eduardo menatap tujuh bocah yang memandangnya penuh keingintahuan. "Siapa yang datang, Mel?" sosok wanita keluar dari dalam rumah. Laura terhenyak mendapati sosok, yang paling ia hindari. Wanita itu melirik dua pria yang mengapit moyang Guetta itu. "Kau di sini?' tanya Eduardo menatap Laura. Mereka semua hening, bahkan tujuh anak yang tidak tahu apa-apa seakan mengerti kegalauan orang-orang dewasa ini. Eduardo menegakkan tubuhnya. "Aku ingin pulang," pinta Eduardo sambil membalikkan tubuhnya. David menegang begitu juga Edward. Pria itu melangkah menuju mobilnya. Tak ada yang melarang, "Kita pulang, Gerard," titahnya. "Baik Tuan Besar!" Gerard langsung menjalankan perintah tuannya. David terduduk di depan kios. Nafasnya tersengal, jantungnya berdetak begitu cepat. Sedang Ed

