dua puluh delapan

1080 Kata

Akya tersenyum senang setelah turun dari mobil Asyam, kembali lagi lagi terkekeh saat mengingat Asyam yang menggombal namun Akya sudah tahu gombalannya "Yaya tau gak, bedanya Yaya sama jam 9?" Akya membelak-kan mata kaget, lalu terkekeh "Tau" "Kokk bisaaa?" tanya Asyam tak habis fikir "Kalo jam 9 itu kesiangan kalo Yaya kesayangan kan? Iyakan? Yakan? Yaaah basi deh gombalannya" balas Akya lagi dengan tawa membuat Asyam tersenyum kecut "WOY!" Akya tersentak kaget, lalu dengan cepat memutar balikkan tubuhnya untuk menyumpah serapahi siapa-pun yang mengagetkannya. Siapa-pun lo yang ngagetin, gue jadiin perked---- "Ehh Papah?" sapa Akya dengan senyum lebar di wajahnya tarik omongan lagi gak apa apa kan geng huehehe Dzaki tersenyum, lalu merangkul anak bungsunya dengan sayang "Pasti kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN