Akya berlari cepat meninggalkan pintu rumah dinas Asyam, menyeka air mata s****n yang turun dari pipinya. Harusnya Akya tahu diri. Tahu bahwa dirinya tidak akan pernah mendapat gelar Ny.Asyam. Tak akan pernah. Dirinya hanya berhak mendapatkan gelar Sarjana Farmasi dan Profesi Apoteker. Tapi mengapa, Akya masih bersikeras dan melawan arus takdir? Bodoh Percuma saja sekolah dari Tk - Sd - Smp - Sma selama 14 tahun lamanya lalu bodoh seketika karena hal bernama Cinta. "AKYA!" Akya memberhentikan langkahnya, lalu menunduk dan menghapus secara kasar lagi air mata yang entah mengapa terus jatuh ini. Asyam berlari cepat, menggenggam tangan Akya erat "Kamu kenapa malah pergi? Tadi kamu udah sepakat kita bakalan lewati ini bareng bareng. Kenapa sekarang malah kamu yang pergi? Jangan labil Yay
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


